Marquez masih merajai MotoGP COTA

Start dari posisi pertama, pemegang klasmen sementara MOtoGP 2014, Marc Marquez sempat mundur ke posisi 2 setelah rival berat dari Movistar Yamaha Jorge Lorenzo melakukan jump start. Setelah 1 lap terlewati Marquez memimpin race karena Lorenzo harus melakoni ride through penalty.

Seperti yang sudah di ketahui saat FP dan WUP, Marquez selalu mendominasi. Hal ini pula yang menjadi tontonan sepanjang race 21 lap ini. Melesat jauh di depan Pedrosa yang ada di posisi 2, sempat memberi gap 1.59 detik pada lap 7.

Aksi salip menyalip terjadi antara Ianone, Dovi dan Bradl yang memperebutkan posisi 3. Ketika Ianone melebar, Bradl dan DOvi secara bersamaan berhasil overtake posisi. Lap 16, disinyalir masalah ban, Bradl berhasil digeser Dovi. Posisi top five sekarang Marquez, Pedrosa, Dovi, Bradl dan Ianone.

Nasib kurang menguntungkan terjadi pada pembalap Factory Yamaha, pada lap- lap awal Vale sempat figth di posisi depan utk merebut posisi 3, tetapi karena masalah ban, do’i musti memelankan laju motornya, alhasil duo Tech 3, Bradly & Pol berhasil overtake Vale dengan mudah.

Last lap, Marquez tak tertahan untuk mencapai garis finish meski sempat kehilangan konsentrasi yang membuat tunggangannya oleng tapi Podium pertama tetap menjadi miliknya. POsisi 2 untuk pedrosa dan tiga Dovisioso. Great…,!!!

Iklan

Bebarengan dengan Blade 125 FI, Vario 110 FI juga resmi di rilis

Jakarta – Selain Honda Blade FI AHM juga merilis varian baru Vario 110 FI. Menghilangkan fitur liquid cooled kini pabrikan sayap menanamkan fitur Answere Back System. Apa itu ABS? bukan tentang rem ya, tapi sistem yang mempermudah pemilik untuk mencari motor di lokasi parkir. Tinggal pencet tombol di remote ABS, secara otomatis motor akan mengeluarkan suara dan sein akan menyala.

Selain fitur Answere Back System, Vario Fi kini menggunakan lampu LED. Di klaim bisa lebih terang dari model sebelumnya dan irit daya listrik. So buat pengguna Honda Vario Fi, tidak perlu lagi modifikasi lampu depan agar lebih terang. Kalau tetap kurang terang pakai petromax 😀

Urusan harga, bisa di bilang tidak terlalu beda jauh dengan Vario versi karbu. AHM mematok harga Rp 15.500.000 OTR Jakarta. Tersedia 5 pilihan warna, Posh White, Glam Red, Estilo Black, Grande White dan Shimmer Blue.

Dengan di luncurkannya Honda Vario 110 Fi, kini 15 varian Honda sudah menggunakan sistem Injeksi.

Seri Pembuka MotoGP 2014 milik Marquez

Doha – Menjalani race pembuka musim 2014, Marquez masih belum 100 % dari cideranya. Hal ini pula yang membuat pembalap 21 tahun ini belum maksimal dalam beberapa seri Free Practice di Losail. Namun, hal itu terbayar dengan sesi qualifikasi yang mana ia mendapatkan pole position.

Start dari baris pertama bukan jaminan Marquez memimpin balapan. Menggunakan ban keras, membuatnya musti bersabar agar tetap aman di atas motor. Sempat terlempar ke posisi 4, Marquez berusaha memperbaiki posisi dengan tetap mempertahankan kecepatan sambil mecari celah untuk merengsek ke posisi depan. Nahas untuk pembalap Movistar Yamaha, Lorenzo crash sebelum lap pertama usai dan memaksanya untuk menyudahi race.

Usai lorenzo crash, Bradl memimpin balapan selama beberapa putaran, namun pada lap delapan Bradl pun crash, sehingga Marquez berhak atas posisi terdepan. Tak lama memimpin balapan, posisi Marquez berhasil di ambil alih Rossi yang kini di posisi pertama, namun hal itu tak berlangsung lama karena Marquez memberikan perlawanan. Duel sengit pun sempat terjadi beberapa kali antara MArquez dan Rossi. Di belakang mereka, Pedrosa dan Bautista juga fight untuk posisi 3.

Saat race menyisakan 2 putaran, Rossi berhasil mengambil alih menjadi yg terdepan, tapi Marquez pun tak mau kalah, doi melakukan manuver berani untuk merebut posisi pertama. Sampai garis finish, akhirnya Marquez menjadi yang pertama di ikuti Rossi dan Pedrosa posisi ke 3.

Hasil MotoGP Qatar

1. Marc Marquez Honda 1m54.507s
2. Valentino Rossi Yamaha +0.259s
3. Dani Pedrosa Honda +3.370s
4. Aleix Espargaro Forward Yamaha +11.623s
5. Andrea Dovizioso Ducati +12.159s
6. Cal Crutchlow Ducati +28.526s
7. Scott Redding Gresini Honda +32.593s
8. Nicky Hayden Aspar Honda +32.628s
9. Colin Edwards Forward Yamaha +39.547s
10. Andrea Iannone Pramac Ducati +43.360s

MotoGP Sepang: Gagal di Aragon, Pedrosa Juara di Sepang

Race motoGP musim 2013 tinggal 3 seri lagi setelah race Sepang kemaren. Free practice pertama hingga ke 3 menjadi milik Pedrosa karena doi mampu mencatatkan time terbaik. Sempat mengalami masa sulit setelah insiden crash di Aragon tak membuat rider Repsol Honda ini kecil hati. Berkaca dari tahun lalu, doi mampu finish podium pertama.

Pada sesi qualifikasi Pedrosa hanya mampu menorehkan 2’00,692 detik sehingga start dari posisi 5, namun dengan start yang apik dari Pedrosa, ia mampu melesat ke posisi 2 pada awal race di belakang Lorenzo. Sempat membuntuti Lorenzo selama beberapa lap, akhirnya Pedrosa berhasil mengambil alih posisi menjadi yang terdepan.

Kepercayaan dirinya membuatnya tak terkejar Marquez yang berhasil mencuri posisi ke dua dari Lorenzo yang sempat di warnai kontak fisik keduanya.

Sampai race berakhir, Pedrosa mampu menjuarai seri MotoGP Sepang dan ini menjadi kemenangan yang sangat menggembirakan untuknya.

“ Aku sangat senang dengan kemenangan ini, sangat spesial untukku. Cara balapku hari ini sangat bagus dan kemenangan ini datang setelah minggu- minggu yang sulit, dimana aku hanya bisa berbaring di tempat tidur dan tak bisa bergerak,” ungkap Pedrosa pada crash.

Last, dengan kemenangan ini Pedrosa berada di posisi ke 3 klasmen sementara dengan poin 244. Sementara rekannya, Marc Marquez masih memimpin klasmen sementara dengan poin 298.

Pedrosa “Prototipe RC213V 2014 belum akan di gunakan dalam waktu dekat”

GambarBerbeda dengan tahun lalu di mana Dani pedrosa lebih awal menggunakan mesin 2013 pada seri 2012, setelah sesi uji coba yang sempat terhambat hujan, Pedrosa menyatakan belum akan menggunakan mesin baru untuk MotoGP 2014 pada musim ini.

Pada sesi tes privat yang di gelar di Circuit Aragon pada hari Rabu, pemimpin klasmen semetara MotoGP ini melibas 62 lap dengan torehan waktu terbaik 1m 48,928 detik dengan menggunakan RC213V mesin 2013.

Hari yang positif untuk testing” ucap Pedrosa. “Kami fokus pada motor dengan melakukan beberapa tes dengan shock belakang yang berbeda untuk menemukan lebih banyak grid, terutama ketika keluar dari tikungan.Aku sangat senang menemukan sesuatu yang baik .”

Kami juga melakukan semacam ‘penggeledahan’ pada prototipe 2014 ini. Aku hanya dua kali keluar dan total ada 9 lap, pada dasarnya untuk mendapatkan kesan pertama dan untuk memberikan masukan kepada para engineers. Motor sudah OK, tetapi kami butuh waktu untuk lebih memahaninya, jadi dalam jangka dekat kami belum akan menggunakannya”, terang Dani Pedrosa

Intip Kerja Mesin Berdasarkan Kondisi Busi

Motor tiba- tiba mogok ketika sedang melakukan perjalanan memang sangat tidak nyaman. Salah satu penyebabnya bisa dari komponen pengapian yaitu busi. Kondisi busi pada bagian elektroda dan kepala busi mencerminkan sehat dan tidak nya mesin.Gambar

Berikut tanda kondisi mesin berdasarkan warna kepala busi:

  • Busi Normal

Pengapian dan pembakaran yang sempurna ditandai dengan warna coklat keabu-abuan di keramik elektroda. Tidak ada penumpukan deposit, jelaga atau kerak di sekitar kepala busi dan bibir busi.

  • Hitam Kering

Warna tidak terlalu hitam dan kering menutupi insulator dan elektroda, dapat diartikan sebagai campuran udara di karburator terlalu banyak. Dapat pula digambarkan sebagai waktu pengapian yang terlambat atau salah dalam pemilihan tipe busi. Busi dingin cepat melepaskan panas, sedang jenis panas mengumpulkan dan menahan panas agar suhu pencetus api ini stabil.

  • Busi Kuning

Warna ini menonjol di bagian insulator atau terjadi penumpukkan arang berwarna kecoklatan agak mengilap. Kondisi ini disebabkan mesin sering menanggung beban berat atau sering melakukan akselerasi dan langsung menurunkan gas secara spontan. Namun penyebab utamanya karena sering memakai bahan bakar beroktan tinggi.

  • Busi Putih

Ini menandakan pencetus api kerap menerima panas berlebih, sehingga elektroda menjadi terbakar. Kondisi busi seperti ini biasa ditemui pada motor yang dipakai di kota besar yang lalu lintasnya sering macet. Atau pada motor yang sering digeber mesinnya. Bisa jadi, gejala ini terjadi karena waktu pengapian terlalu maju dan pemilihan tipe busi yang cenderung panas. Bisa juga terjadi karena adanya detonasi lantaran oktan bahan bakarnya terlalu rendah dan terjadi penumpukkan kerak.

  • Busi Putih/ Meleleh

Kondisi ini diakibatkan seting pengapian yang tidak tepat. Bisa juga karena oktan terlalu tinggi dan motor dipacu dengan kecepatan tinggi, sehingga suhu di ruang bakar jadi overheating. Elektroda pun menjadi patah dan meleleh.

  • Busi Hitam Beroli

Pada motor 2-tak, kondisi seperti ini terjadi lantaran campuran oli mesin terlalu kaya atau seal oli bocor. Sedang pada motor 4-tak, penyebabnya seal katup atau katup mengalami kebocoran sehingga oli mesin ikut masuk saat proses pembakaran. Kondisi ini juga dapat terjadi karena liner silinder tergores, atau ring piston yang sudah aus atau patah.

Semoga bermanfaat.