Teori Safety Riding-2

Merubah suatu kebiasaan bukanlah hal yang mudah, karena terbentuk dari proses berulang, untuk itu dibutuhkan pula proses berulang untuk merubahnya, dari kebiasaan yang kurang baik menjadi lebih baik.

Persiapan sebelum berkendara Sepeda Motor :

  1. Pemanasan Tubuh
  2. Pemeriksaan Sepeda Motor
  3. Memakai Perlengkapan Berkendara

1. PEMANASAN TUBUH

Dikarenakan pentingnya menjaga keseimbangan saat mengendarai sepeda motor, maka pastikan kondisi fisik dan mental dalam kondisi siap untuk berkendara, untuk itu perlu dilakukan pemanasan tubuh sebelum mengendarai sepeda motor agar reflex tubuh siap berfungsi.

2. PEMERIKSAAN KENDARAAN

safety riding

  • Pastikan instrument lampu – lampu berfungsi dengan baik.
  • Pastikan rem depan & belakang dapat berfungsi.
  • Pastikan tekanan angin ban depan & belakang cukup.
  • Cek kondisi bahan bakar.
  • Posisikan kaca spion dengan tepat.
  • Untuk type Sport cek/stel handle kopling.
  • Menghidupkan mesin selama 2 s/d 3 menit, sebelum berangkat berkendara. Baca selebihnya »

Teori Safety Riding-1

Respect for Human Life berarti kami menghargai nyawa setiap orang, yang tidak tergantikan, dalam segala situasi.
Hal ini sebagai bukti bahwa kepedulian kami tidak hanya pada keselamatan pengendara mobil atau sepeda motor, tetapi juga pada keselamatan pengguna jalan yang lain (penumpang, pejalan kaki, pengendara sepeda dll)
Hal ini merupakan bentuk “Respect for Human Life” yang ingin dicapai oleh Honda

Misi Honda dalam keselamatan dibagi menjadi 2 sisi, yaitu : Hardware dan Software.
Dari sisi hardware,
Honda sebagai pelopor dalam menciptakan teknologi yang berkaitan dengan keselamatan, misal:

  • 1969, Honda pertama kalimenggunakan rem cakram pada sepeda motor (CB 750)
  • 1996, Honda mengaplikasikan ABS pada rem depan dan belakang di SMH ST 1100
  • 2005, Honda mengaplikasikan air bag pada SMH GL 1800

Dari sisi software,
Tahun 1970, Honda mendirikan Honda Safe Driving Promotion Division. Divisi ini sudah terlibat dalam pendidikan dan pelatihan untuk pengendara, dengan pola pendekatan personal untuk menyampaikan mengenai kepedulian terhadap keselamatan dari satu orang kepada yang lainnya. Sampai saat ini sudah mentraining 4,2 juta pengendara mobil danmotor dan 170.000 orang Instruktur.

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KECELAKAAN

1. Manusia

  • Kondisi Fisik kurang sehat
  • Kurangnya Pengetahuan Berkendara
  • Etika dan mentalitas buruk

2. Lingkungan

  • Kondisi jalan berlubang/pasir
  • Rambu-rambu Lalin tidak jelas
  • Cuaca hujan, berkabut
  • Pengguna jalan yang lain yang ceroboh

3. Kendaraan

  • Kondisi Kendaraan tidak terawat
  • Kelengkapan kendaraan yang tidak terpasang / tidak berfungsi

Manusia adalah Faktor Dominan Penyebab Terjadinya Kecelakaan

    Bersambung…

      Honda – Juara Indoprix 2009 di Sentul

      Pembalap Honda Rey Ratukore membuktikan dirinya menjadi yang terdepan di ajang balapan begengsi di Indoprix seri-2 tanggal 10 mei 2009 kemarin.

      Pada Race ke-1 pembalap dari team Panji Stebo Racing INK ‘Dellu Agung’ membuat kejutan dengan memimpin balapan di posisi terdepan. Sedangkan Rey Pembalap yang sukses memborong podium pertama di seri I (15/03) Hanya puas berada di posisi kelima. Nah… pada Race kedua, kondisi berbalik 180 derajat ! Kayaknya emang sudah menjadi skenario-Nya. Masa.. Rey Ratukore podium tertinggi, sedangkan Dellu Agung bergantian di posisi kelima ! Namanya kan tukar posisi tuh?

      Tommy Huang & Rey

      Tomy Huang & Rey (foto by:girifumi)

      Oh iya… Mentor Rey Ratukore yaitu Bima Octavianus juga turut berlomba, sama seperti anak didiknya mempergunakan Supra X125 dengan bodi Revo. Maksudnya apa sih Pak Tomy pake bodi Honda Revo? Apakah mengaburkan identitas? “Gak juga. Bodi Revo (100 cc,red) lebih slim dan aerodinamis. Sudah dicoba kok” ujar owner BRT ini. Mungkin, karena jarang turun lomba Bima Octavianus jadi gagal menyumbangkan poin di dua race.

      Kali ini Honda mendapatkan Support dari Pabrikan yang meracik motor Honda Indonesia yaitu PT. Astra Honda Motor, terbukti dengan kehadirannya di ajang balapan kemarin yaitu Manager Racing Division bapak Handy Hariko ikut hadir menyaksikan pembalap-pembalap Honda membuktikan bahwa Honda memang pantas berada di depan.

      Handy Hariko(AHM), Burstono L(Bintangmotor) & Komar(BRT) bersama Rey Ratukore 'Optimis jadi Juara'

      Handy Hariko(AHM), Burstono L(Bintangmotor) & Komar(BRT) bersama Rey Ratukore

      Tak hanya Rei yang membela honda, tapi ada 5 pembalap lain yang juga ikut menunggangi Honda dalam ajang balap itu, diantaranya :

      1. M.Nurgianto (Banten NHK FDR/ DKI Jakarta)
      2. Mariasan Kocek (Banten NHK FDR/ Banten)
      3. Wawan Hermawan (Puri IRC INK/Jawa Barat)
      4. Ivan Atmaja (Dunia Motor FDR INK Federal Oil/DKI Jakarta)
      5. Dellu Agung (Stebo Racing INK/DKI Jakarta)

      Kelimanya mempergunakan sepedamotor Honda Supra X125, Sedangkan pembalap kelas seeded yang sempat setim dengan Rey Ratukore di Suzuki Denso Junior, M.Nurgianto terjun di kelas IP 110 dengan Honda Blade. Prediksi awal, pembalap yang bakal bersinar adalah M.Nurgianto dan Wawan Hermawan. Mengingat prestasi mereka sebelumnya. Honda juga bakal habis-habisan mensupport mereka. Tak dinyana keduanya gagal meneruskan lomba. Malah tiga pembalap lainnya yang tak diperhitungkan, menyumbangkan poin bagi timnya.

      Berikut ini Hasil akhir Kejurnas Indoprix seri 2 Sentul, Bogor-Jawa Barat :

      KELAS IP 110CC
      No Nama Pembalap Team Jenis Motor Poin
      1 Denny Triyugo Petronas FDR Star Yamaha 31
      2 Hadi wijaya ELF IRC NHK Manual Tech Kawasaki 31
      3 Wahyu Widodo Suzuki IRC U Mild AHRS Suzuki 30
      4 FL Roy TDR Indopart FDR Yonk Jaya Yamaha 29
      5 Hokky Krisdianto Petronas FDR Star Yamaha 28
      6 Dedi Permadi Kephot Federal Indopart KBC Yamaha 25
      KELAS IP 110CC
      No Nama Pembalap Team Jenis Motor Poin
      1 Rey Ratukore BRT Indopart KBC Federal Oil Honda 36
      2 Dellu Agung Stebo Racng INK Honda 36
      3 Hokky Krisdianto Petronas FDR Star Yamaha 26
      4 H Yudistira HRVRT BGM HBM IRC Yamaha 24
      5 Hadi wijaya ELF IRC NHK Manual Tech Kawasaki 20
      6 Wahyu Widodo Suzuki IRC U Mild AHRS Suzuki 20

      (beberapa sumber: girifumi/prado2.com)

      Setel Angin Motor Bebek 125

      facebook

      Ini adalah artikel yang sama mengenai penyetelan Angin Sepeda Motor Honda, karena sebelumnya sudah pernah saya buatkan artikel mengenai menyetel langsam sepeda motor Tiger, namun karena masih ada yang blm jelas dan banyak yg menanyakan, maka saya tambahin disini.
      Buat yang kepengin nyetel langsam motor Honda bebeknya dirumah, nih saya kasih tipsnya…

      1. Putar Pilot Screw (stelan langsam) searah jarum jam untuk memperbesar RPM mesin hingga kira2 3000RPM.
      2. setel_angin_1

      3. Putar Air Screw (Stelan Angin) kekanan (searah jarum jam) hingga mentok, pada kondisi ini mesin seakan-akan mau mati (RPM menjadi rendah)
      4. setel_angin_2 Baca selebihnya »

      Korek Motor Yang Benar

      Berikut ini kami mencoba berbagi ilmu utk korek harian;
      Sebelum melakukan modifikasi engine motor sebaiknya kita tentukan beberapa hal yang merupakan tujuan akhir dari modif tersebut.
      1. Untuk harian atau balap?
      2. Bahan Bakar yang bakal digunakan?
      =================================
      Kalo untuk harian disarankan menggunakan maksimal bahan bakar pertamax plus.
      beberapa teknik sesuai urutan yang paling sederhana dilakukan adalah sbb:

      1. Mengganti cdi utk korek harian, tapi harus memilih yang berbasis digital dan bergaransi.. rekomendasi merek brt hyperband atau neo hyperband,
      2. neo-hyperband-s

      3. Mengganti knalpot, racing harian.. klu tdk suka berisik pakai yang tipe silent ada beberapa merek seperti password atau elmer. Baca selebihnya »